Poetry


Dulce & Decorum est Pro Patria Mori. Manis dan Indah mati demi bangsa. Entah di medan pertempuran, demonstrasi jalanan, atau jauh di pengasingan negri sebrang. Manis dan Indah mati demi bangsa. Tidak akan harum namamu jika kamu mati demi yang lain. Demi partai? Demi calon presiden?

Manis dan Indah mati demi bangsa. Mistisme bangsa menuntut sekian banyak, dan kita menjawab tuntutan itu “Ya!” Maka kita diberkahi kejayaan oleh bangsa. Sekali mati demi bangsa, dua ratus juta manusia menangisimu.

Manis dan Indah mati demi bangsa. Dulu bangsa kita bukanlah bangsa yang menyerang-nyerang. Mati-matian melawan kolonialisme. Tapi baru kemarin negri kecil kita lepas dari pendudukan kita.

Manis dan Indah mati demi bangsa. Munir mati dibunuh orang yang terus menerus menelpon BIN. Nasrudin terbunuh dalam gosip KPK. Sapto dipenjara karena istrinya meninggal dalam kecelakaan. Untuk siapa mereka berkorban?

Dulce & Decorum est Pro Patria Mori, Dulcissimum autem Vivere. (Manis & Indah mati demi bangsa, tapi hidup lebih manis)

Iklan


Time, it needs time
To win back your love again
I will be there, I will be there
Love, only love
Can bring back your love someday
I will be there, I will be there

Ill fight, babe, Ill fight
To win back your love again
I will be there, I will be there
Love, only love
Can break down the wall someday
I will be there, I will be there

If wed go again
All the way from the start
I would try to change
The things that killed our love
Your pride has built a wall, so strong
That I cant get through
Is there really no chance
To start once again
Im loving you

Try, baby try
To trust in my love again
I will be there, I will be there
Love, our love
Just shouldnt be thrown away
I will be there, I will be there

If wed go again
All the way from the start
I would try to change
The things that killed our love
Your pride has built a wall, so strong
That I cant get through
Is there really no chance
To start once again

If wed go again
All the way from the start
I would try to change
The things that killed our love
Yes, Ive hurt your pride, and I know
What youve been through
You should give me a chance
This cant be the end
Im still loving you
Im still loving you, I need your love
Im still loving you

Jika kamu masih mau mendengarkanku,

Entah kenapa aku menyenandungkan lagi lagu ini

Sometimes I feel like I dont have a partner/Sometimes I feel like my only friend/Is the city I live in, the city of angel/Lonely as I am, together we cry//I ride on her streets cause she’s my companion/I walk through her hills cause she knows who I am/She sees my good deeds and she kisses me windy/I never worry, now that is a lie

Lied to myself. I’m all alone. Lied to everyone that I’m all right. No I’m screwed up. I say my love to my city. I love her, and she never deceive me.

Sendiri. Biar sendiri kunikmati pelan yang membinasakan ini.

Now I don’t want to feell/Like I did that day/Take me to the place I love/Take me all the way,….

Maaf Kiedis, roh lagumu berarti berbeda bagiku.

Many face I shown
Which is my real?
Nothing is my own
Or should I steal?
I bow to Thee
to found my soul
Not just a foul
I love th!s one vry much
Sender:
Tha.IM3
12-Jan-2009 23:29:45

Somehow I felt familiar with this words. Very, very familiar that I would say this is my own. But  this words is my words anyway! I typed (not the “I love th!s one vry much”)  it almost a year ago, sent it to some people (especially girls) then forget it.

Thanks tha!

Di jaman ketika sulit sekali membedakan mana yang merupakan tulisan untuk anak-anak, mana untuk dewasa akhirnya kita menemui lagi tulisan yang ditujukan untuk anak-anak. Sayang datangnya dari sabrang, pake bahasa sebrang pulak!

The Tales of Beedle the Bard, dongeng (dalam) dunianya Harry Potter yang dikarang oleh JK Rowling. Review dari The Times nyebut “funny, sinister, wise and captivating,pinjaman dari Tha emang kesempatan berharga.

Memang, dongengnya gak semuanya “and they live happily ever after”sebagaimana banyak dongeng anak-anak dari Disney. (Pernah nemu buku judulnya gitu di Gramed) Tapi toh banyak cerita rakyat gak happy ending khan?!

Dari perspektif orang dewasa ada banyak isu yang dimasukkan oleh JK Rowling. Banyak orang yang terbiasa dengan dongeng ala Disney tadi mungkin khawatir ketika isu seperti kematian, kesetaraan, dan (sakitnya) cinta diberikan untuk anak-anak.

“Gak papa! Serius gak papa! Mereka harus dibiasakan malahan.” Mungkin itu yang ingin diteriakkan oleh JK Rowling. Terasa jelas sekali pendapat-pendapat JK Rowling muncul dalam komentar & catatan Dumbledore. Seperti para pujangga Jawa yang mewujud dalam tokoh Semar. Dalam seri Har-Pot pendapat-pendapat JK Rowling memang tersuarakan oleh Dumbledore, tapi lebih sublim.

Secara keseluruhan dongeng dalam buku ini memang cocok untuk anak-anak. Tapi komentar-komentar Dumbledore dalam buku ini seharusnya dibaca oleh orangtuanya! Yah, buku ini mmberi kesempatan untuk para orangtua menikmati waktu mendongengi anak-anaknya sebelum tidur.

PS:

Kenapa aku memilih judul ini? Karena cerita ini yang menunjukkan bahwa kita tidak akan pernah bisa (boleh) menghindar dari sakitnya cinta.

Whisper whisper don’t make a sound
Down the break beneath the ground
Don’t you know beyond the bound!

So I tear the glassthat bound me. Shed the blood upon my face, but the scar goes deep. It rip my heart too.

But she said “You’re changing. Why?” She keep asking “sorry if I’ve wronged you.”

Whisper whisper,
I lost my temper

Whatever, I’ve been  scratched and scratched. But none is your fault.

How long, how long will I slide
Separate my side; I don’t,
I don’t believe it’s bad
Slittin’ my throat
it’s all I ever..

oh, yes that  one is  not my own word.

Sejuta Debu terjang menerjang
Menyusuri kelokan jalanan
Merayap menabrak lalu menjauh
Menggoreskan rasa ngilu di hati
Sejuta debu terjang mnerjang
Merengkuhi ringkihnya tubuhku
menyayat menusuk lalu menjauh
Menggoreskan rasa ngilu di hati
Lalu kulupa semua rasaku
kubuang jauh-jauh semua indaraku
Kuterjangi debu yang di depanku
Berbekal satu tubuh yang melapuk,…

Dengan hormat kepada Abah Iwan yang memiliki lagu sejuta kabut. Entah kenapa kebiasaan mengadaptasi lagu orang ke perasaan sendiri muncul lagi.

Laman Berikutnya »