Buka-buka urbanvelo.org tau-tau nemu artikel lucu. (selalu ada artikel nyeleneh di sini!) Gambar kucingnya itu lho, ngingetin ke kucing terakhirku si blirik.

cek di sini.

Cotti Cat, kucingnya urbanvelo yang pengin banget punya sepeda. Kakaka,…

Ngemeng-ngemeng tentang kucingku. Si Kill Beer (anagram dari blirik), kucing taby abu-abu dengan kepala rounded dan hidung gak terlalu mancung. Kucing yang jarang ada diantara sekian kucing kampung! Menjinakkannya juga perlu perlakuan khusus. Ketika ia mulai ‘disapih’ induknya baru kudekati, dan hasilnya dia adalah kucing yang posesif pada tuannya(or he thinks he’s the master?).  Satu lagi yang unik, dia doyan makan tempe, campur daging ayam tentunya.

Dia kucing yang lumayan sehat dan berlemak. Di masa dewasanya lemak-lemaknya menyusut, entah karena sudah bukan aku yang ngurus (gak mau di dekati orang lain, kecuali ada makanan) atau karena kebiasaan patroli tiap siang-malam mengusir pejantan-pejantan lain. Sayang, sebelum dia sempat mengklaim kedudukan sebagai penguasa dia keburu mati. Entah penyakit apa yang merenggut nyawanya.

Yah, belum sempat berpikir untuk memelihara kucing lagi. Kok dari si Cotti nyangkut ke cerita si Kill Beer?

Iklan