Kureguk darah Setiabudi,
Merdeka!!!
Kureguk darah Tan Malaka,
Merdeka!! !
Kureguk darah Soekarno,
Merdeka!!!
Darah Soekarni, Dhien, Soedirman,
Sjarifudin, darah mereka MERDEKA!!!Kureguk darah PEMUDA,
mer…Mengapa diam?
Mengapa berhenti?
Wahai darahku! Mengapa alirmu kau
henti sedang nafas belum selesai?Dara hku!
Darahku!
Darahku!

Kutu tup lembaran Setiabudi
Kututup lembaram Tan malaka
Kututup lembaran Soekarno
Kututup lembaran masa lalu
Kubuka lembarku kubuka lembarmu

Karena perjuangan adalah aliran darahku.

Saudaraku, hampir seabad lalu pendahulu kita telah menginsyafi kesatuan dan kesamaannya . Merka menginsyafi bahwa tanah yang terentang di Nusantara ini adalah tanah yang dihuni oleh masyarakat yang satu. Masyarakat yang memiliki kesamaan

Sudah berabad lalu lautan luas ini dihubungkan oleh layar dan sauh. Mulai dari phinisi, kora-kora, chunk, sampai galiung. Kata-kata tersambung oleh Hanacaraka, Jawi, dan berbagai coretan yang diungkap melalui bahasa melayu.

Sudah cukup lama sampai akhirnya datanglah dari Eropa mereka yang membagi-bagi dunia kita yang satu ini menurut kehendak mereka. Maka kita mengenal British Malaya, Netherlands Indies, dan berbagai sebutan lain yang mengkapling-kapling Nusantara ini.

Delapa puluh tahun lalu sekumpulan pemuda menginsyafi bahwa inilah yang hakikat mereka. Nasion, Bangsa! Inilah kita, berbangsa satu, berbahasa satu, bertanah air satu. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa kita…

Akankah kita membuang kesatuan ini? Bukankah kebersamaan itu indah?

Selamat menikmati hidupmu saudaraku! Ingatlah kata-kata dari Rendra berikut:

 

 

Kebenaran adalah Matahari
Kejujuran adalah Bumi
dan
Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata

Iklan